Forum Lintas OPD Tahun 2020, Tiga Aspek Ini Menjadi Fokus Pembahasan

Kategori: Berita
Diterbitkan: Rabu, 11 Maret 2020
Ditulis oleh BAPPEDA Butur

(Foto : Kepala BAPPEDA  saat menyampaikan sambutan di Forum Lintas OPD tahun 2020)

Buranga,-

Tahun 2021, prioritas pembangunan Kab.Buton Utara akan fokus terhadap tiga (3) isu strategis yaitu Pemantapan pembangunan Infrastruktur,Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pengembangan potensi Ekonomi lokal berbasis industri. Hal itu disampaikan oleh Kepala BAPPEDA, Harmin Hari,SP.,M.Si dalam Acara Forum lintas OPD 2020 di Aula BAPPEDA yang digelar Selasa, (10/3/2020). Ketiga isu strategis tersebut dibahas secara terstruktur dan rapi dalam forum lintas OPD tahun ini,dimana setiap Kepala Dinas OPD memperesentasikan Program prioritasnya ditahun 2021 dan selanjutnya di lanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk mensinergiskan dan menyeleraskan program lintas sektor.


Kegiatan Forum lintas OPD tahun 2020 dihadiri oleh Para Pejabat lingkup OPD Kab.Buton Utara antara lain Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra,Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan, para Kepala Dinas serta Para camat dan Lurah seKab.Buton Utara. Acara forum lintas OPD tahun 2020, dibuka secara resmi oleh Bupati Buton Utara, Drs.H.Abu Hasan,M.Pd sekaligus menjadi moderator dalam sesi diskusi. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dalam proses perencanaan semua OPD haruslah berbasis data sehingga target yang akan dicapai terukur dan realistis.


“Pembangunan yang berkualitas tidak akan terwujud jika tidak dibarengi dengan peningkatan kapasitas dan kualitas Sumber daya Manusia. Apalagi Di Era yang serba digitalisasi saat ini, sangat penting untuk semua Aparatur Sipil Negara untuk terus meningkatkan kemampuannya baik dari aspek intelektual maupun sosial”, ungkap Bupati.


Dalam sesi diskusi lintas OPD, beberapa Kepala Dinas,Camat dan Lurah menyampaikan pertanyaan,kritik dan saran yang konstruktif seperti Kadis Sosial,Dra.Muliana yang memberikan masukannya terkait perlunya koordinasi dan sinergitas para Camat,Lurah dan Kepala Desa untuk membantu Dinas Sosial mengupdate data masyarakat Miskin dan perlunya percepatan pembangunan Penguat Jaringan Sinyal GSM di 6 Kecamatan di Kab.Buton Utara yang sangat dibutuhkan oleh Masyarakat. Diakhir Acara, disampaikan hasil kesepakatan forum lintas OPD tahun 2020 oleh Kabid.Sosial Budaya BAPPEDA,Amalan,S.Si dan selanjutnya ditandatangani oleh Bapak Bupati, yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Buton Utara Tahun 2021.

Pemda Buton Utara Sukses Gelar Expose 4 Tahun Kepemimpinan Drs.H. Abu Hasan,M.Pd dan Ramadio,SE

Kategori: Berita
Diterbitkan: Senin, 17 Februari 2020
Ditulis oleh BAPPEDA Butur

(foto : dok.BAPPEDA)

Buranga,

Bertempat di Gedung Islamic Center Mina-Minanga tanggal 17 Februari 2020, digelar Acara Expose 4 tahun kepemimpinan Drs.H.Abu Hasan,M.Pd dan Ramadio,SE sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kab,Buton Utara.Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Drs.Muhammad Yasin, Kepala BAPPEDA Harmin Hari,SP.,M.Si dan seluruh pejabat SKPD  lingkup Kabupaten Buton Utara. Hadir pula para stake holder dan pemangku kepentingan antara lain Pejabat POLRES Buton Utara, Ketua DPRD beserta Anggota,Para Camat,Lurah dan Kepala Desa se Kab.Buton Utara danTokoh Masyarakat.

Gelaran Expose tersebut tiap tahun diadakan dengan tujuan sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban konstitusional dan memberkan informasi kepada masyarakat terkait hasil kinerja pemerintah dengan memaparkan program-program yang telah berhasil di wujudkan. Dalam sambutannya Bapak Bupati Abu Hasan mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Lipu Tinadeakono Sara karena telah membantu pemerintah selama 4 tahun dan mengajak  semua elemen pemangku kepentingan untuk bersama-sama bersinergi membangun Daerah. " Penyampaian Laporan dan expose hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan adalah bentuk tanggung jawab moril kepada seluruh masyarakat Kab.Buton Utara sesuai visi dan misi yakni Terwujudnya masyarakat Buton Utara yang Berbudaya,Aman dan Religius menuju Kab.Buton Utara yang maju dan Sejahtera," Ungkap Bapak Bupati.

Dalam sambutannya juga, Bapak Bupati menyampaikan bahwa dalam masa kepemimpinannya harapan masyarakat Buton Utara mempunyai POLRES definitif akhirnya terwujud dan tidak lama lagi KODIM Kab.Buton Utara juga akan segera terbentuk, yang di sambut tepuk tangan seluruh undangan. Lebih Lanjut, Bapak Bupati menyampaikan beberapa isu strategis yang menjadi fokus pemerintah untuk menuntaskan program diakhir masa pemerintahan yaitu penguatan dalam pengembangan kegiatan ekonomi berbasis komoditi lokal yaitu Padi Organik,Jambu Mete dan Kelapa." Kab.Buton Utara merupakan Anggota Pertanian Organik dunia yang berpusat di jerman dan dalam waktu dekat kita akan kedatangan tamu dari Belanda untuk melihat potensi komoditi jambu mete. Saat ini juga pemerintah akan membangun industri kopra putih, untuk menjawab sebagian permasalahan masyarakat agar harga kelapa lebih bernilai jual yang tentunya berdampak kepada penghasilan para petani. kalau itu terwujud, kita optimis Kabupaten Buton Utara akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Prop.Sulawesi Tenggara," ungkap Bupati Abu Hasan.

"Selain itu,iIsu strategis lainnya adalah penguatan SDM unggul sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yaitu SDM Unggul Indonesia maju serta Penataan tata kelola Pemerintahan yang bebas dari Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN). Pemerintah telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) bersama-sama DPRD Kab.Buton Utara dan KPK dalam hal Managemen ASN dan pengelolaan Dana Desa," ungkapnya lebih lanjut. Diakhir sambutannya, Bapak Bupati kembali mengajak semua elemen untuk bekerja bersama-sama,bersinergi untuk membangun daerah.

Pada Gelaran expose tahun ini, seluruh tamu undangan turut menyaksikan video perjalanan kepemimpinan berakronim ABR selama 4 tahun yang telah bekerja keras mewujudkan visi dan Misinya. Dalam video tersebut Kepala BAPPEDA, Harmin Hari,SP.M.Si turut memberikan testimoninya. " BAPPEDA adalah perumus kebijakan teknis dalam bidang perencanaan untuk menjawab visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. Dalam 4 tahun kepemimpinannya,Bupati dan Wakil Bupati sangat konsisten melaksanakan 8 misinya seperti peningkatan SDM, Penguatan dan peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur jalan,Tata kelola pemerintahan yang baik, Peningkatan ekonomi lokal, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan lestari, Kerjasama dengan pihak luar negeri yang menguntungkan, Gerakan sistem keamanan dan ketertiban serta Tata kelola pemerintahan berbasis online," ungkap Kepala BAPPEDA. Diakhir acara seluruh tamu dihibur oleh dua Artis ibukota yaitu Azizah KDI dan Erni Ardita.

Musrembang Kecamatan Bonegunu 2019

Kategori: Berita
Diterbitkan: Selasa, 26 Februari 2019
Ditulis oleh BAPPEDA Butur

Buranga, musrembang tingkat kecamatan menjadi kegiatan rutin  tahunan  Pemerintah Buton Utara. Di samping mewujudkan amanat UU, kegiatan ini untuk mempermantap hasil  musrembang tingkat desa dan mempermantap musrembang tingkat kabupaten.

Pada hari Rabu, 20 Februari 2019 bertempat di aula kecamatan terlaksana musrembang Kecamatan Bonegunu. Dalam pelaksanaannya, pemerintah Kecamatan Bonegunu bersama masyarakat dari berbagai kalangan duduk bersama-sama dengan OPD  Tk Kabupaten dan DPR. Rapat ini dipimpin langsung Camat Bonegunu bersama Bappeda. Musrenbang berjalan sukses. Masyarakat sangat antusias bertanya dan OPD Kabupaten terkait menjawab dan menjelaskan pembangunan tk kecamatan yang terealisasi, yang belum dan yang akan datang. Khususnya jalan propinsi jalur Bonegunu-Kambowa menjadi permintaan pokok dalam musrembang tk Kecamatan Bonegunu.

Forum Perangkat Daerah

Kategori: Berita
Diterbitkan: Kamis, 21 Maret 2019
Ditulis oleh BAPPEDA Butur

            Buranga;19 Maret 2019 Forum Perangkat Daerah Kabupaten Buton Utara Tahun 2019 dengan tema Optimalisasi Peran Perangkat Daerah Dalam Rangka Pencapaian Target Pembangunan Tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Bapak Bupati Buton Utara Drs. H. Abu Hasan, M.Pd. Bupati Buton Utara pada saat memasuki ruangan aula Bappeda yang terlihat mendapat sambutan oleh hampir semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Perencana OPD Kabupaten Buton Utara yang didampingi oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan bersama Kepala Bappeda Buton Utara.

            Dalam pelaksanaanya, forum perangkat daerah yang pertama diawali dengan laporan Kepala Bappeda Harmin Hari, SP., M.Si kepada Bupati Buton Utara bahwa perencanaan yang baik adalah hal yang sangat penting dalam proses pembangunan kita dan dalam hal itu semua OPD wajib berkoordinasi kepada Bappeda dalam tahapan proses perencanaan pembangunan seperti yang tertuang dalam permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang sistem perencanaan. Kepala bappeda melanjutkan laporan dengan menambahkan beberapa persoalan yang sangat penting untuk kemudian kita jadikan catatan bersama, salah satunya terkait persoalan persentase angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Buton Utara.

          Kemudian dalam acara selanjutnya yaitu sambutan bapak bupati buton utara sekaligus membuka acara Forum Perangkat Daerah Kabupaten Buton Utara yang bertema Optimalisasi Peran Perangkat Daerah Dalam Rangka Pencapaian Target Pembangunan Tahun 2020, dalam sambutannya Bupati Buton Utara yang akrab disapa dengan panggilan bapak Abu Hasan pertama sekali memberikan intruksi kepada seluruh peserta forum para kepala OPD dan para perencana agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan memanfaatkan forum ini denga sebaik-baiknya karena dengan kegiatan ini akan memberikan peran yang sangat penting dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan khususnya rencana pembangunan tahu 2020.

         Bupati juga juga menyampaikan bahwa setiap OPD harus mempunyai program unggulan untuk menopang pembangunan dan pelayanan di pemerintahan kita agar kemudian Buton Utara dapat bersaing dengan daerah-daerah lain baik tingkat Regional maupun tingkat Nasional. Satu contoh misalnya Dinas Kesehatan, bahwa kemudian ketika dinkes belum bisa mengatasi persoalan stanting sampaI hari ini maka kedepan dinkes harus merumuskan program unggulan untuk mengatsi persoalan stanting menuju proses pembangunan yang baik, pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM serta SDA kita. “memang kita masih punya banyak kendala khususnya di infrastruktur jalan, jalan-jalan kita masih banyak yang rusak tapi jangan kita jadikan kendala dalam proses pembangunan kita, bupati lalu menyambung denga mengatakan bahwa “saya yakin bahwa gubernur akan memberikan bantuan dana kepada kita dalam pembangunan jalan khususnya pembangunan jalan Provinsi”.ujar pak bupati dalam beberapa menit sambutanya, juga menyampikan kepada semua peserta bahwa dalam forum audiens beberapa waktu yang lalu yang dihadiri langsung oleh Bapak Presiden RI saya telah melaporkan keadaan yang ada di Buton Utara saat ini khususnya masalah harga kopra yang menurun sebab komoditas kopra ini adalah salah satu komoditas yang ditekuni masyarakat Buton Utara dan pada saat itu juga dalam sambutanya bupati memberikan intruksi kepada kepala dinas perindag agar setelah pemilu harus berangkat ke surabaya untuk memastikan harga kopra kenapa bisa turun.

            Setelah hampir 30 menit dalam sambutan Bupati Buton utara saya menangkap beberapa hal yang penting, salah satunya tentang ekonomi kerakyatan seperti misalnya  yaitu mengenai keberadaan petani ubi kayu yang ada di kawasa selatan seperti petani di desa linsowu, rombo dan lantagi bahwa menurut informasi  pada saat ini petani tersebut mengalami banyak kendala yang dihadapi diantaranya maslah hama, lahan berkebun yang semakin kurang, pengadaan bibit, akses jalan menuju kebun dan lain sebagainya kaitan dengan proses berkebun, sehingga hal ini sangat memerlukan perhatian pemerintah daerah seperti misalnya memberikan bantuan pembebasan lahan untuk berkebun, pengadaan bibit, obat hama, dibuatkan jalan dan bantuan-bantuan lain yang bersifat mendukung aktifitas mereka sebagai petani ubi kayu agar kemudian persoalan ekonomi kerkyatan kita dapat diatasi.

            Diakhir-akhir sambutan bapak buapti menyampaikan bahwa untuk mempertahankan Opini WTP dan Sakip saya akan main paksa karena dalam menjaga dan meningkatkan prestasi daerah maka kita harus kerja keras, ujar pak bupati dan mengakhiri sambutan dengan menyampaikan bahwa 2 tahun terakhir ini adalah penentu untuk pencapaian VISI dan MISI Pemerintah Kabupaten Buton Utara.

 

Musrenbang Pemerintahan Kabupaten Buton Utara 2019

Kategori: Berita
Diterbitkan: Senin, 18 Februari 2019
Ditulis oleh BAPPEDA Butur

                         Musrenbang ke tiga yang diadakan di Balai Pertemuan Kelurahan Kambowa Kecamatan Kambowa yang dihadiri oleh para Tokoh Masyarakat, Anggota DPRD yaitu Herman Yanto dan La Udu dari dapil Kambowa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Desa/Lurah se Kecamatan Kambowa, pelaksanaan musrenbang  di undur satu jam yang semuala diundangan musrenbang akan laksanakan  Kamis 14 Februari 2019 pukul jam 09.00 Wita, ternyata musrenbang dimulai jam 10.00 dikarena peserta belum mencukupi, sebelumnya pemerintahan Kabuapten Buton Utara telah melaksanakan musrenbang  pertama, kedua di Kabupaten Wakurumba Utara dan Kulisusu Utara pada tanggal 11,13 Februari 2019.

            Dalam sambutannnya Kepala Bappeda Kabupaten Buton Utara menyampaikan pelaksanaan musrenbang ini bertujuan mendapatkan masukan untuk menyusun RKPD Kabupaten, sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan kecamatan dengan program Prioritas OPD yang memerlukan dukungan pendanaan baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN. disamping itu, diharapkan pelaksanaan musrenbang ini menjadi media interaktif bagi segenap Stakeholders Kecamatan untuk menetapkan program dan kegiatan kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program/kegiatan tahun anggaran berikutnya. membangun komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel. diantara dasar pelaksanaan musrenbang kecamatan ini adalah permendagri 86 tahun 2017 pasal 94 ayat (3) menyebutkan bahwa pelaksanaan musrenbang RKPD kabupaten/kota terdiri atas musrenbang rkpd kabupaten dan kecamatan. pasal 98 ayat (1): camat melaksanakan musrenbang rkpd kabupaten/kota di kecamatan setelah berkoordinasi dengan Bappeda Kabupaten, dan ayat (2): musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan sebagaimana dimaksud ayat (1), dilaksanakan   paling lambat minggu kedua bulan Februari.

            Pelaksanaan musrembang di Balai Pertemuan Kelurahan ada beberapa Proritas Kegiatan yang di ajukan oleh perwakilan masyarakat Kambowa diantaranya Pendirian Tower Pemancar Sinyal Komunikasi dimana masih banyak Desa-desa di Kambowa belum terjamah sinyal, Normalisasi Sungai untuk mengatasipasi kemungkinan adanya banjir dan talut, sedangkan untuk jalan saat ini dari penjelasan Kepala Pekerjaan Umum dan Tata Ruang menjelaskan ada peningkatan jalan poros ereke – bau-bau tahun 2019 dari Provinsi Sultra terdapat di batas Buton/Butur – Bubu, peningkatan jalan Bubu-Ronta, peningkatan jalan Lambale-Ereke, peningkatan jalan maligano – batas Butur/Muna.